Sunday, May 23, 2010

Rasa itu ku telan

Rasa itu ku telan

Entah mana silapnya.

Dikala dia susah aku tiada.

Mungkin silap aku juga.

Silap.

Aku silap.

Aku jahat.

Apa aku tegar melihat dia susah tanpa berbuat apa-apa.

Tapi apa boleh aku buat.

Keadaan tidak mengizinkan.

Bukan alasan.

Tapi aku tak punya kuasa untuk itu.

Hanya mampu berdoa, agar dia tenang di sana.

Tak pernah fikir olehku.

Tak sedikit pun ku bayangkan.

Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri.

Begitu sulit ku bayangkan.

Begitu sempit ku rasakan.

Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri.

Dahulunya di kutip.

Sekarang harus tahu jalan pulang.

Aku tidak sekuat yang dia sangka.

Malah aku tidak punya kekuatan untuk itu.

Tapi langkah harus ku teruskan.

Dia tidak lagi butuh aku.

Tapi aku tidak berganjak.

Aku tetap akan bertahan di sini.

Aku punya hati.

Hati yang perlu di jaga.

Tapi aku korbankan.

Demi dia.

Dia.

Aku doakan dia bahagia.

Hanya mampu melihat dari jauh.

Tapi..

Jangan kau lupa, aku masih tetap bertahan.

Bertahan.

Sampai kapan pun.

Itu janji.

3 comments:

good think enjoy life said...

What is your SUCCESS story?
good
http://alwayright-enjoylife.blogspot.com/

RaBiaTuL AdaWiyYah ^.^ said...

bersabarlah...
ssungguhnya ALLAH sntiasa bsama org2 yg sabar..insyaALLAH...

infoponsel said...

sesuatu yg harus dihadapi dg lapang dada,setiap manusia sudah ada takdir sejak lahir hingga mati,Allah yng menetukan
wasslm
by almon

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails